Kamis, 28 Mei 2009
Biaya Demokrasi dan Ironi Kemiskinan
Tapi, sebenarnya hal di atas bukanlah sesuatu yang paling merisaukanku. Ada satu hal menurutku --yang membuat bangsa ini harusnya-- berpikir serius untuk membuat sistem pemilihan yang lebih efektif dan berkualitas. Efektif dalam artian sistem pemilihan yang mampu menghadirkan keterwakilan yang sesungguhya. Mereka yang yang terpilih seharusnya mereka yang memiliki kapasitas, moralitas dan agenda perjuangan yang jelas dengan biaya yang murah tanpa mubazir. Berkualitas dalam artian prosesnya mengedepankan nilai-nilai sportifitas fairness dan mendorong masyarakat pemilih untuk menjadi pemilih rasional dan cerdas.
Justru yang terjadi pada sistem pemilihan kita menurutku sistem pemilihan yang sangat mubazir, menghambur-hamburkan uang dan sangat tidak berkualitas. Dengan biaya penyelenggaraan dan kampanye kandidat pileg lalu yang menghabiskan ratusan tryliun Rupiah nyatanya tak mampu menjaring kandidat-kandidat yang kita harapkan. Sederet nama legislatif terpilih sebagian besar di luar dugaan kita. Mereka saat ini, lebih karena lebih dikenal masyarakat karena dari kalangan selebritis, dan mereka yang memiliki biaya kampanye besar. Sedangkan mereka yang memiliki idealisme tinggi dan memiliki agenda yang jelas banyak yang tumbang takterpilih.
Ke depan kita dihadapkan oleh tantangan besar angka kemiskinan kita masih tergolong tinggi, krisis ekonomi pun menghantui kita. Tentu banyak dari kita yang berharap dari wakil-wakil terpilih dalam pileg kemarin dan juga presiden dan wakil presiden terpilih kelak. Janganlah biaya besar yang telah dikeluarkan untuk membiaya pesta politik ini menjadi amat mubazir dan sia-sia belaka. Alangkah bahagianya kaum miskin apabila seandainya alokasi dana kampanye tersebut dialihkan menjadi kegiatan produktif yang dapat meningkatkan kualitas dan martabat mereka.
Sekali lagi kami menghimbau kepada tim sukses capres untuk lebih bijak mengalokasikan dananya dalam kampanye pilpres besok. Jangan hamburkan uang yang bagi sebagian besar orang sulit untuk mendapatkannya bahkan hanya sekedar untuk makan 1 hari sekali saja. Ayo kita didik masyarakat ini dengan kampanye-kampanye cerdas dengan biaya murah.... kami akan pilih Anda yang punya kepedulian kepada kami bukan sekadar lips service, simbolistik apalagi penuh dengan kepura-puraan.... Perigi baru, 29 Mei 2009
Minggu, 19 April 2009
Ayo Para Guru Menabung Untuk Ibadah Haji
PENDAHULUAN
Sebagian besar dari umat Islam menginginkan untuk menunaikan ibadah haji ke Baitullah minimal sekali dalam seumur hidupnya, karena selain menunaikan ibadah haji adalah ibadah wajib yang termasuk dalam rukun Islam, ibadah haji juga memberikan pengalaman spiritual dan emosional yang luar biasa bagi mereka yang telah melakukannya.
Namun, dari sebagian besar umat Islam yang mencita-citakan dirinya untuk pergi menunaikan ibadah ke tanah suci ini, hanya sebagian kecil saja yang mampu mewujudkannya. Hal ini sangat wajar karena, ibadah wajib yang satu ini memang membutuhkan dana yang cukup besar. Biaya yang cukup besar inilah yang menjadi kendala terbesar bagi penduduk muslim di negeri ini untuk menunaikan ibadah haji.
Sebenarnya, hal ini tidak perlu terjadi, jika setiap muslim memiliki tekad yang kuat dan persiapan yang matang untuk mewujudkan impiannya untuk pergi ke Baitullah tersebut. Salah satu persiapan yang matang adalah dengan melakukan perencanaan keuangan yang terprogram (Financial Planning) sedini mungkin. Menentukan cara menabung Anda, berapa besaran yang harus dikeluarkan untuk mencapai impian Anda tersebut dan kemana uang ini diinvestasikan adalah menjadi bagian terpenting dari perencanaan keuangan. Dan sesungguhnya inilah konsen dan komitmen yang akan kami lakukan untuk umat Islam, khususnya untuk mereka yang ingin berangkat menunaikan ibadah haji.
Oleh karenanya perkenankan kami, Prudential Financial Advisor (PFA) PT. Prudential Life Assurance yang bergabung dalam Agency Prodigy untuk memperkenalkan suatu bentuk Tabungan PAA ++ Syariah (Tabungan Investasi dan Proteksi) untuk menjadi solusi yang dapat menjawab keinginan Anda untuk menunanaikan ibadah haji dengan cara mudah dan murah.
KOMITMEN LAYANAN KAMI
Adapun komitmen kami Prudential Financial Advisor (PFA) yang kami tawarkan kepada Anda adalah :
1. Membantu nasabah dalam merencanakan keuangannya untuk keperluan menunaikan ibadah haji berdasarkan besaran income sesuai dengan waktu yang diinginkan
2. Memberikan solusi-solusi investasi yang menguntungkan sesuai dengan kebutuhan dan tingkat resiko yang mau diambil.
3. Memberikan pelatihan perencanaan keuangan kepada nasabah dengan biaya investasi yang sangat murah bahkan gratis.
4. Menjadi fasilitator kegiatan seminar perencanaan keuangan syariah kepada institusi/nasabah.
PRODUK SYARIAH YANG KAMI KEMBANGKAN
Berbekal sukses memasarkan produk unit link, prudential Indonesia pun berinisiatif untuk meluncurkan produk unit link berbasis syariah padah bulan September 2007. Mengulangi sukses terdahulu Produk Unit Link Syariah ini pun menjadi pemimpin pasar (market leader) di Indonesia untuk segmen syariah. Saat ini, seperempat penerimaan premi unit link Prudential berasal dari produk berbasis syariah ini. Tahun 2008 Prulink Syariah membukukan nilai pendapatan lebih dari Rp 800 Milyar.
Apakah Prulink Syariah itu? Yakni Produk asuransi jiwa prudential yang dikaitkan dengan investasi yang memberikan perlindungan asuransi jiwa sekaligus keuntungan berinvestasi yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Produk ini dibagi menjadi 2 katagori, yakni: Prulink Syariah Assurance Account (PAA Syariah) yang selanjutnya dikenal dengan nama tabungan PAA ++ Syariah dan Prulink Syariah Invenstor Account (PIA) Syariah.
MANFAAT TABUNGAN PAA ++ SYARIAH
Manfaat yang kami tawarkan adalah:
1. Manfaat kematian (Death Benefit) berupa santunaan kepada ahli waris peserta.
2. Manfaat cacat total dan tetap (total and permanent disability), santunan kepada peserta apabla mengalami cacat tetap.
3. Pilihan manfaat asuransi tambahan (riders) yang lebih banyak. Seperti pembebasan premi jika terkena risiko penyakit kritis, tunjangan rawat inap, santunan apabila terkena penyakit kritis, manfaat santunan kecelakaan dll.
4. Dapat menambah nilai uang pertanggungan setiap saat.
5. Dapat menentukan sendiri besarnya komposisi nilai proteksi dan investasi
6. Dapat melakukan pengalihan dana (fund switching)
Ada 3 pilihan invenstasi yang dapat dipilih sesuai dengan tingkat resikonya masing-masing.
| PILIHAN INVESTASI | PROFIL RESIKO |
| Prulink Syariah Rupiah Equity Fund | Investasi saham resiko tinggi |
| Prulink Syariah Rupiah Managed Fund | Investasi seimbang resiko sedang |
| Prulink Syariah Fixed Income Fund | Investasi obligasi risiko sedang |
LANDASAN SYARIAH
1. Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang sekiranya meninggalkan keturunannya yang lemah di belakang mereka yang mereka mengkhawatirkan kesejahteraannya. Oleh sebab itu, hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan mereka bertutur kata yang benar. (
2. Barang siapa menghilangkan kesusahan muslim di dunia, niscaya Allah akan menghilangkan kesusuhannya di akhirat kelak. (Hadits Riwayat Ibnu Majah)
PERLUNYA TABUNGAN PAA++ SYARIAH
Pada dasarnya seseorang bekerja atau menjalankan bisnis dalam rangka mencari uang yang akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup diri dan keluarganya. Dan biasanya sebagian dari pendapatannya ditabung untuk keperluan masa depan yang lebih baik, seperti: pendidikan anak yang lebih tinggi, dana darurat , memenuhi keinginannya yang masih tertunda seperti membeli kendaraan, rumah dan tentunya juga menunaikan ibadah haji.
Namun seiring berjalannya waktu, ada hal tertentu yang tak terprediksi (risiko) dan mungkin terjadi, suatu musibah misalnya, berupa stroke, kanker, kanker atau penyakit kritis lainnya, yang mengharuskan kita berobat, atau peristiwa kecelakaan dan meninggal dunia
Untuk mengatasinya tidak jarang, di antara kita harus mengambil tabungan yang lama kita kumpulkan, bahkan bila masih tidak cukup tidak sedikit yang harus menjual assetnya. Kondisi sakit yang demikian, membuat kita berhenti bekerja dan otomatis akan menyebabkan berhentinya penghasilan. Apabila ini terjadi tentu kita tak mampu lagi menabung. Jika hal ini terjadi bagaimana dengan cita-cita atau keinginan kita yang masih tertunda semisal ibadah haji yang kita rencanakan sebelumnya. Bisa diperkirakan kita urung menunaikannya.
Tapi jangan khawatir dahulu, Tabungan PAA ++ Syariah, memberikan suatu solusi untuk membantu mengatasi masalah tersebut. Dengan prinsip risk sharing sesuai syariah, Insya Allah kita tetap dapat melanjutkan mencapai cita-cita kita pergih haji atau mencapai keinginan financial kita di masa datang.
Sekedar illustrasi,: semisal Bapak/ Ibu A yang berumur 27 tahun menabung di PAA ++ Syariah Rp. 2.000.000/bulan dan saat di bulan ke 4, Bapak/ Ibu A kurang beruntung, beliau mengalami musibah atau di diagnosa oleh dokter terkena penyakit kanker/ jantung atau terkena stroke dan dokter memerlukan biaya setidaknya Rp. 250.000.000,-..
Tabungan PAA ++ syariah akan membantu mengatasi masalah Bapak /Ibu A ini atas musibah yang muncul tiba-tiba seperti ini (kejadian yang terprediksi seperti ini bisa terjadi pada semua orang), dengan membayarkan sejumlah klaim ke Bapak / Ibu A sebesar Rp. 250.000.000,- dan selanjutnya Bapak / Ibu A ini akan ditabungkan sebesar Rp. 2.000.000,-/bulan (sesuai jumlah premi yang ia tabungkan di Prulink Syariah tiap bulannya) sampai waktu tertentu sesuai jangka waktu manfaat yang diambil/ setujui bersama saat Bapak/ Ibu A ini mengambil polis di Prudential Life Assurance. Dengan demikian cita-cita ingin pergi naik haji pada waktu yang direncakan Insya Allah masih dapat terwujud.
PENAWARAN TABUNGAN PAA ++ SYARIAH
Sebagai bentuk kepedulian Bapak/Ibu sebagai pimpinan para guru dan karyawan, tentu ingin memberikan kesejahteraan yang terbaik kepada mereka. Salah satu bentuknya adalah memberikan kemudahan atau fasilitas kepada mereka yang ingin menunaikan ibadah haji. Dengan memberikan perhatian ekstra kepada mereka, hal ini tentunya akan berdampak pada meningkatnya loyalitas guru dan karyawan kepada institusi yang Bapak/Ibu pimpin.
Karenanya kami ingin sekali membantu Bapak/Ibu, dengan memenawarkan program yang dapat menjamin terwujudnya cita-cita atau keinginan para guru dan karyawan yang ingin menunaikan ibadah haji tersebut. Selain untuk keperluan menunaikan ibadah haji, tabungan ini juga dapat dimanfaatkan untuk keperluan tabungan pensiun atau hari tua para guru dan karyawan. Karenanya, kami berharap Bapak/Ibu memberikan kesempatan untuk kami mempresentasikan tabungan PAA++ Syariah ini.
.
CONTOH PERKIRAAN DARI ILUSTRASI DAN MAFAAT YANG DIDAPAT
Tabel ilustrasi disesuaikan umur karyawan, tabungan pensiun, tabungan masa depan.
Keterangan :
1. Produk : PRUlinkSyariah Assurance Account (Rupiah).
2. Usia : Disesuaikan dengan usia tertanggung diulang tahun berikutnya.
3. Jenis Kelamin : PRIA / TIDAK MEROKOK
4. Manfaat diterima :
A. Tabungan / nilai tunai yang terbentuk, saat karyawan pensiun berusia 55 / 65 thn. Dgn tingkat margin lebih 20%.
B. Santunan meninggal / Uang Pertanggungan . Rp 50.000.000,00
C. PADD = PRUpersonal Accident Death & Disablement. Sebesar Rp 100.000.000,00
Bila tertanggung meninggal/cacat tetap total DIKARENAKAN kecelakaan, santunan PADD ini akan dibayarkan 100%.
Bila tertanggung meninggal atau cacat tetap total DIKARENA-KAN naik angkutan penumpang umum yang resmi dari Peme-rintah, jumlah ini akan dibayarkan 200%-nya. (misal : pesawat terbang regular, angkutan bis antar kota, kereta api).
D. Crisis Cover = Santunan Jika terkena penyakit kritis seperti jantung,struk dll. Sebesar Rp 30.000.000,00
E. Pru Payor= Pembebasan setoran sampai usia 65 tahun Rp 3.600.000,00 per tahun apabila peserta terkena penyakit krisis atau cacat tetap.
5. Pembayaran Premi : Rp. 300.000,- / bulan / karyawan, selama 10 tahun
| | | TABUNGAN MASA PENSIUN (Rp.) Dalam ribuan | MANFAAT MENINGGAL PADA USIA 55 ATAU 65 (Rp.) dalam ribuan | MANFAAT PADD*) (Rp) | ||
| NO | USIA TER-TANGGUNG SAAT MASUK | 55 THN (000) | 65 THN (000) | 55 THN (000) | 65 THN (000) | |
| 1 | 25 THN | 724,385 | 2,875,486 | 774,385 | 2,158,520 | 100 JT |
| 2 | 30 THN | 341,029 | 1,324,596 | 391,029 | 1374,596 | 100 JT |
| 3 | 35 THN | 154,622 | 570,476 | 204,622 | 620,476 | 100 JT |
| 4 | 40 THN | 67,845 | 219,415 | 117,845 | 269,415 | 100 JT |
| 5 | 45 THN | 31,437 | 72,126 | 81,437 | 122,126 | 100 JT |
Catatan : Illustrasi ini sifatnya memperkirakan jumlah yang akan diterima nasabah saat kejadian terjadi/ pencairan klaim, dengan tingkat MARGIN rata-rata sekitar 15%. Dan saat ini rata-rata MARGIN riil di Prudential di atas 20%.
Atas perhatian Bapak/Ibu dan kesempatan yang diberikan kepada kami untuk dapat menyampaikan kabar baik ini, dalam meningkatkan dan melindungi keuangan pribadi para karyawan maupun keluarganya, kami mengucapkan terima kasih.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb,
Nur Jamaludin (021) 68962925
Selasa, 31 Maret 2009
The Power of Forgiveness
Dalam hidup ini tak ada satupun orang yang tak pernah membuat kesalahan. Bahkan, kesalahan pun pernah dilakukan oleh seorang nabi yang maksum (terlindungi dari perbuatan dosa). Masih ingatkah Anda dengan peristiwa yang diabadikan Allah dalam ayat-ayat awal surat Abbasya. Dikisahkan dalam ayat tersebut bagaimana Alah menegur nabi yang tanpa kesengajaanya sedikit mengabaikan seorang buta bernama Abdullah bin ummi maktum yang dalam pandangan Allah lebih mulia karena memiliki ketulusan untuk belajar agama kepada nabi. Tapi, sifat kemanusiaan nabi saat itu, ternyata lebih memberikan perhatian yang powerfull kepada seorang pembesar quraisyi. Padahal menurut Allah pembesar quraisy tersebut bukanlah orang yang serius belajar agama kepada nabi. Terhadap peristiwa ini, Allah menegur nabi Muhammad saw untuk tidak memandang remeh orang-orang yang di hadapan manusia tampak dipandang remeh seperti ummi maktum yang buta ini. Nabi pun menyadari kesalahannya dan saat itu pula beliau bertaubat dan memohon ampunan dan maaf dari Allah swt.
Masih ingatkah Anda dengan peristiwa perjalanan nabi Muhammad ke Thaif. Ketika itu nabi mendapatkan penentangan yang amat luar biasa dari penduduk Thaif. Nabi dilempari oleh batu hingga darah keluar dari anggota tubuh nabi. Malaikat Jibril yang menyaksikan hal tersebut marah luar biasa sehingga ia meminta kepada nabi untuk memberikan pertolongan kepadanya dengan meminta izin kepada nabi untuk melemparkan gunung uhud kepada mereka. Tadi tak mengiyakan apa yang diminta Malaikat Jibril. Tapi nabi hanya berkata singkat, ”sesungguhnya mereka tidak mengetahui apa yang ia perbuat”. Nabi pun memaafkan penduduk Thaif tersebut.
Dari 2 kisah di atas kita bisa memahami bahwa sesungguhnya dalam hidup ini, kita pernah berbuat salah, dimana hal tersebut sangat mungkin akan menyakiti, menyinggung, melukai perasaan orang lain dan kita pun pernah menjadi korban dari kesalahan orang lain. Allah dan nabi Muhammad telah memberikan contoh yang menjadi terbaik untuk kita menjalani hidup ini. Allah mengampuni nabi Muhammad, sedangkan nabi Muhammad memberikan maaf atas kesalahan penduduk Thaif kepadanya. Inilah sikap yang amat luar biasa, yang selanjutnya menjadi kisah-kisah terindah dalam perjalanan hidup nabi. Dengan sikap inilah selanjutnya nabi menjadi pemimpin besar dan orang paling berpengaruh di dunia ini.
Meminta maaf dan memaafkan dalam hidup ini sejatinya harus menjadi sikap yang harus dimiliki semua orang karena tak ada satu pun manusia yang selalu benar dalam melangsungkan kehidupannya. Manusia bukanlah makhluk sempurna yang tak pernah luput dari kesalahan,kekhilafan dan kekurangan. Bukankah nabi pernah bersabda: ”setiap anak Adam adalah pelaku kesalahan dan sebaik-baiknya pelaku kesalahan adalah mereka yang mau bertaubat.(HR. At-Tarmidzi, Ibn Majah dan Al Hakim).
Umar Fayumi, dalam sebuah artikelnya yang di tulis di majalah Noor. Mengingatkan kita betapa memaafkan memiliki manfaat yang amat luar biasa bagi perkembangan kejiwaan kita. Dengan memaafkan, lanjut Umar kita akan merasa enjoy dan lebih bisa dalam menikmati hidup degan perasaan riang dan senyum mengembang di bibir. Hari-hari yang selalu dipenuhi dengan kelapangan hati, keterbukaan diri, kesadaran, ketengangan diri dan kesadaran untuk selalu berbuat yang terbaik untuk orang lain akan memberikan stimulus positif yang mampu melahirkan energi untuk berprestasi.
Mengembangkan sikap memaafkan kesalahan orang lain memberikan kesempatan kepada kita untuk menutupi segala lembar kisah masa lalu yang kelam dan negatif dan membuat kita selalu mengawali hari baru degan lembaran baru yang putih bersih dan siap ditoreskan dengan prestasi emas. Kesempatan ini akan memberikan kesempatan kepada kita untuk lebih berorintasi ke depan dengan melihat masa lalu sebagai alat belajar untuk menyelesaikan permasalahan yang kelak muncul di depan.
Allah berfirman: ”Ambillah sikaf memaafkan dan perintahkan yang makruf, serta berpalinglah dari orang-orang bodoh.” (QS. Al A’raf:199). Dari peritah Allah tersebut sesungguhnya memaafkan adalah sebuah sikap yang menunjukkan kesalehan pribadi kita yang membuktikan bahwa diri kita adalah orang yang memiliki kebesaran hati menerima orang lain sesuai dengan proporsinya. Manusia adalah makhluk yang tak pernah lepas dari kesalahan dan khilaf yang saat itu orang lain berbuat salah kepada kita dan mungkin saja di hari-hari selanjutnya kita yang melakukan kesalahan kepada orang lain. Tak kalah pentingnya, saat kita memaafkan berarti kita sedang mengalihkan fokus perhatian kita dari kejadian negatif yang menimpa diri seseorang kepada fokus lain yang lebih positif. Hal ini tentunya akan memberikan pengaruh yang positif juga terhadap tindakan-tindakan kita. Ayo mudahkan diri kita memaafkan (Universitas Mercu Buana, 8 Maret 2009).
Class Action Korban Situ Gintung
Tak bisa dibayangkan bagaimana, laju air tersebut menghajar pemukiman penduduk yang hanya berada 12 meter di pinggir tanggul dan berada di bawar tanggul tersebut. Dalam waktu singkat air tersebut telah menghancurkan dan menyeret rumah-rumah yang berada dibawahnya. Dan yang sangat mengharukan adalah kisah di pagi buta setelah azan subuh tersebut juga ikut menghanyutkan ratusan penghuni rumah yang kebanyakan masih terlelap dalam tidurnya. Korban jiwa sampai tulisan ini dibuat berdarkan catatan tv one sekitar 54 orang. Ratusan orang lainnya masih dalam proses pencarian.
Kerugian material belum bisa dihitung, tapi dari salah seorang korban saja sudah ada yang menghitung kerugian materil sekitar Rp 800juta sampai Rp 1 Milyar. Melihat banyak rumah dan tempat usaha yang hancur bisa jadi kerugian mencapai ratusan milyar. Hal ini seperti disampaikan Maimun seorang pengusaha mebel yang kehilangan seluruh bengkel produksinya tanpa ada sisa satu pun barang maupun properti lainnya. Semua harta bendanya di bengkel tersebut hanyut terbawa arus. Bahkan, 2 orang pekerjanya ikut hanyut dan tewas.
Teman, musibah ini cukup mengangkat simpati publik. Tak kurang wakil presiden dan presiden bergantian untuk segera mengunjungi lokasi kejadian. Bahkan, presiden sendiri hari ini telah mengorbankan waktu cutinya untuk berkampanye di Serang. Ia lebih memilih untuk memberikan rasa simpati kepada korban bencana dengan mengunjunginya langsung ke lokasi.
Terlepas dari hal tersebut di atas, ada satu sisi yang saya coba angkat di sini. Dalam sebuah pemberitaan tadi pagi di TV One diungkapkan bahwa kerusakan pada tanggul Situ Gintung sudah terjadi atau berlangsung selama 2 tahun. Warga jug telah meminta pihak terkait untuk melakukan perbaikan. Tapi, hingga musibah terjadi hal ini belum juga kesampaian alias diperbaiki.
Menurut Saya ini hal serius yang harus mendapat perhatian semua pihak. Jika benar ungkapan warga lokasi sekitar seperti di kutip TV One. Kita patut meminta pertanggungjawaban publik kepada pajabat terkait. Mengingat dampak musibah ini telah mengakibatkan kerugian yang tidak sedikit dan juga korban jiwa yang cukup besar, maka laporan warga seperti diberitakan TV One patut ditindaklanjuti.
Tanpa bermaksud untuk memperkeruh situasi atau menambah beban psikologis para korban serta menggangu kinerja tim yang terlibat dalam evakuasi korban. Menurut saya perlu untuk membentuk tim independen untuk melakukan investigasi lebih jauh laporan warga tentang kerusakan yang telah terjadi sejak dua tahun silam.
Sejauh mana kerusakan tersebut terjadi, apakah memang kerusakan tersebut berpotensi untuk menimbulkan bencana seperti yang terjadi saat ini? Jika memang hal ini terjadi kita perlu juga mengetahui kenapa kerusakan yang terjadi dibiarkan sampai 2 tahun tanpa perbaikan? Jika memang ada kelalaian dari pihak-pihak terkait, misalnya dengan sengaja tidak melakukan perbaikan hal ini harusnya bisa kita mintai pertanggungjawabannya. Jadi jika ini terjadi seharusnya para korban bisa melakukan class action.
Terakhir, saya berdoa semoga para korban mendapatkan ampunan dari Allah dan di terima di sisi Allah swt. Dan para keluarga korban diberikan ketabahan untuk menghadapi ujian ini.(Petukangan, 27/03/9)
Senin, 23 Maret 2009
Caleg Bermasalah
Dalam pemberitaan tersebut, seorang pedagang sate jinjing tampak marah-marah kepada sang caleg dari Partai Keadilan Persatuan Indonesia (PKPI). Pasalnya, ketika ia menagih bayaran atas sate yang dijualnya kepada sang Caleg yang sebelumnya memesan untuk para simpatisannya ia tak mau membayarnya. Sang caleg mungkir kalau dia telah memesannya.
Saya berpikir, beginikah profil caleg kita? Kalau hanya sekadar membayar sate yang cuma ratusan ribu Rupiah saja ia tak mau membayar apa yang ia pesannya, ini sangat keterlaluan. Padahal, bagi pedagang sate omset jualan dia saat itu sangatlah berarti bagi kelangsungan usahanya. Bagaimana perasaan keluarganya yang berharap banyak dari hasil penjualan sate hari itu. Sungguh terlalu, itulah ungkapan yang bisa kita ungkapkan terhadap kejadian tersebut. Lalu apa sebenarnya yang mau diperjuangkan sang caleg? Kalau baru kampanye saja sudah mempertontonkan kebohongan. Bisakah dia dipercaya mengemban amat besar untuk memperjuangkan aspirasi rakyat kecil.
Somoga kejadian di atas hanyalah kasuistik saja. Peristiwa ini, cukup membuat saya berpikir lebih jauh apakah potret caleg bermasalah semacam ini adalah gambaran umum dari caleg-caleg yang sekarang sedang ”manggung” di pentas demokrasi. Sekali lagi saya berharap, ini hanya kasuistik saja. Tapi, koq saya jadi teringat dengan berita beberapa hari sebelum kampanye. Ada berita caleg mencuri kelapa sawit untuk modal kampanye, ada lagi cerita caleg memperkosa anak di bawah umur dan yang teranyar tadi malam saya juga menonton berita caleg digelandang ke mapolsek karena menggelapkan dana bantuan pembangunan masjid untuk modal kampanyenya.
Teman, sudah sepatutnnya kita sebagai pemilih harus benar-benar teliti sebelum memutuskan memilih. Kenali dulu siapa yang mau kita pilih. Jangan sampai suara kita diberikan kepada mereka yang orientasi pencalegannya tidak jelas seperti ingin cari uang saja atau popularitas saja atau orientasi-orientasi lainnya yang sangat sarat dengan kepentingan pribadi saja. Suara kita haruslah kita berikan untuk mereka yang benar-benar ingin berjuang untuk masyarakat khususnya mereka yang di bawah garis kemiskinan, mereka yang termiskinkan secara sistematis.
Masa kampanye ini, ayo kita manfaatkan untuk benar-benar memperhatikan siapa-siapa yang layak kita berikan amanah. Mereka yang pantas tentunya adalah mereka yang bersih, amanah, cerdas, berani, peduli, memiliki visi perjuangan, punya track record baik di masyarakat. Tanpa harus skeptis terhadap apa yang saya paparkan di atas, saya yakin masih ada mereka yang memiliki karakteristik di atas. Selamat menikmati pesta demokrasi. Semoga akhir dari pesta ini segala harapan kita tentang masa depan bangsa ini dapat terwujud. (Pondok Parigi Indah, 21 Maret 09).
Bagaimana Merancang Dana Pendidikan Anak Anda
Dalam tulisan berikut saya ingin mencoba lebih teknis lagi membantu teman-teman untuk merencanakan bagaimana seharusnya kita menyiapkan rancangan dana pendidikan untuk anak-anak kita tercinta.Tapi sebelumnya saya ingin menjelaskan sedikit apa itu perencanaan keuangan? Perencanaan adalah cara kita dalam menyiapkan kebutuhan jangka panjang yang berkaitan dengan kebutuhan keuangan seperti menyiapkan biaya pendidikan bagi putra-putri kita , menyiapkan biaya kehidupan ketika pensiuan nanti, membangun bisnis, termasuk untuk mempersiapkan bila resiko kehidupan terjadi kepada diri kita seperti terkena penyakit kritis, cacat total bahkan meninggal dunia.
Jadi, mempersiapkan dana pendidikan anak termasuk dalam perencanaan pendidikan jangka panjang. Hal ini tentunya memerlukan strategi khusus dan persiapan yang matang. Sebab, anak adalah titipan Tuhan dimana hak-hak anak haruslah kita persiapkan dan berikan sebaik mungkin. Salah satu hak tersebut adalah mendapatkan pendidikan yang terbaik. Pentingnya pendidikan terbaik bagi anak-anak kita adalah karena pendidikan menjadi salah satu faktor kunci bagi bagi kesuksesan anak kita dalam menghadapi hidupnya kelak.
Hal lain yang membuat menyiapkan pendidikan terbaik bagi anak kita menjadi sangat urgent adalah karena dari tahun ke tahun biaya pendidikan, terutama pendidikan tinggi mengalami kenaikan yang cukup tinggi. Adapun tantangan ke depan juga menjadi kendala tersendiri bagi anak-anak kita. Sudah dapat dipastikan bahwa standar pendidikan ke depan menjadi lebih tinggi lagi dari sekarang. Kita bisa membayangkan ke depan bagaimana sulitnya menghadapi persaingan kerja dan bisnis. Jika saat ini saja lulusan-lulusan sarjana S1 banyak yang tersingkir dari bursa kerja. Apatah kelak yang akan terjadi dengan anak-anak kita. Tentu, Sarja S1 sudah sangat tidak mencukupi lagi untuk ia bersaing dengan derasnya globalisasi yang berimplikasi pada pasar tenaga kerja global.
Karenanya ada hal-hal yang perlu menjadi perhatian kita untuk dipersiapkan. Hal tersebut adalah:
1. Jenjang pendidikan Anak.
Jenjang pendidikan dimulai dari TK, SD, SMP, Pendidikan tinggi atau Universitas. Sebagian orang merasa perlu untuk memasukkan anaknya di Playgroup sebelum masuk TK. Kebanyakan orang tua menyiapkan anak sekolah hingga S1, sebagian lagi mempersiapkan anaknya untuk sekolah hingga jenjang S2. Banyak pula dari orang tua yang memberikan pendidikan tambahan luar sekolah kepada anak-anak.
Jenjang pendidikan inilah yang menjadi pertimbangan berapa sesungguhnya biaya yang harus kita persiapkan untuk anak-anak kita. Karenanya, kita sebagai orang tua sudah bisa merencanakan sampai tingkat atau level apa anak-anak kita bersekolah. Apakah kita mulai dari Playgroup hingga S1 atau langsung masuk TK atau SD, hingga S2.
2. Si Kecil mau sekolah dimana?
Apakah anak mau kita akan masuk sekolah negeri atau swasta. Di dalam atau Di luar Negeri. Hal ini bisa menjadi bahan perkiraan berapa dana yang sebetulnya kita butuhkan untuk buah hati kita. Tentu berbeda biaya sekolah negeri dengan swasta. Preferensi ini sangat ditentukan dengan kondisi keuangan kita. Tentu prinsip utamanya adalah memilihkan pendidikan terbaik sesuai dengan kondisi keuangan kita.
3. Cari Informasi dana yang dibutuhkan di sekolah tersebut.
Untuk mengetahui beberapa sesungguhnya dana pendidikan untuk anak-anak kita tak ada jalan lain selain kita mencari tahu berapa masing-masing dana yang dibutuhkan untuk setiap level pendidikan yang akan dijalaninya.
4. Menghitung berapa tahun anak akan menjalani sekolahnya.
Jika sudah kita ketahui rencana masa pendididikan anak-anak kita dan kita sudah tahu seberapa besar biaya yang diperlukan maka hitunglah nilai akan datang (future value) dari biaya tersebut dengan memperkirakan angka inflasi setiap tahunnya. Kita pun InsyaAllah akan mengetahui sebarap besar kebutuhan biaya yang akan diperlukan. Selanjutnya hal ini akan memudahkan kita untuk melakukan perencanaan keuangan untuk mencapai cita-cita dan keinginan tersebut. Selamat merencanakan keuangan. Insya Allah tulisan berikut saya akan mengupai sebuah produk unit link sebagai salah satu metode perencanaan keuangan yang bisa membantu Anda untuk mencapai masa depan yang lebih baik. (Pondok Parigi Indah, 23/03/09)
Asuransi Pendidikan Anak Anda
Selain itu, jika kita mengambil program asuransi pendidikan maka hal terpenting yang perlu teman-teman ketahui adalah jumlah premi yang kita bayarkan sangatlah tergantung pada usia orang tua dan anak yang ikut. Semakin bertambah usia kita, akan meningkatkan biaya premi yang kita bayarkan. Ini artinya, nilai pertanggungan yang sama akan berbeda besarnya premi yang dibayarkan untuk usia yang berbeda. Jadi jika sekarang kita berusia 30 tahun dan ikut program asuransi pendidikan untuk anak kita jumlah premi yang kita bayarkan akan berbeda jika kita menundanya sampai usia 35 tahun. Jadi, Ayo jangan sampai kita menunda untuk memberikan yang terbaik untuk anak kita. Tidak ada kata terlambat untuk membelikan polis asuransi pendidikan untuk anak kita.
Teman, dalam mempersiapkan dana pendidikan, sebaiknya kita sesuaikan dengan kemampuan financial yang kita miliki. Prinsipnya jangan memaksakan diri, karena yang terpenting adalah persiapan sejak dini yang utama kita lakukan. Sisihkan saja yang wajar yang tidak mengganggu cash flow keluarga Anda. Untuk mempersiapkannya ada beberapa point penting yang menjadi tinjauan kita. Hal ini dilakukan agar tujuan pendidikan anak kita tercapai, berikut point penting tersebut.
Pertama; Merencanakan pendikan anak harus mempertimbangkan jmlah anak, usia orang tua, serta usia anak. Berdasarkan hal tersebutlah kita selanjutnya mampu menyususun rencana pengelolaan keuangan keluarga yang dapat menjamin pendidikan bagi anak di masa mendatang.
Kedua; Mengatur jumlah anggaran pendidikan setiap anak sesuai dengan jenjang pendidikan. Pengaturan ini dapat dilakukan dengan cara menabung sendiri atau mengikuti program asuransi pendidikan untuk masing-masing anak. Saya mereferensikan untuk mengikuti program asuransi pendidikan karena hal ini akan lebih mendisiplinkan kita untuk menabung dengan teraratur.
Ketiga; Realistis dalam merencanakan anggaran pendidikan anak. Pilihlah instrumen investasi yang paling memungkinkan untuk Anda. Semisal, bagi Anda yang berani terhadap risiko. Cocok kiranya untuk membeli produk asuransi pendidikan yang nilai keuntungan investasinya tinggi yakni produk unitlink yang berbasis equity fund. Hal ini akan sangat cepat bagi pertumbuhan nilai investasi Anda.
Keempat; Perbandingan tabungan dan kebutuhan. Secara umum umum sebaiknya persentase tabungan rutin adalah 5% untuk simpanan arus kas, 10% untuk tabungan jangka panjang seperti tabungan pendidikan, pensiun dan 5% untuk pengembangan investasi jangka panjang. Usahakan total tabungan Anda minimal 20% dari income Anda.
Kelima; Berani mengurangi dana untuk keperluan lain. Kebutuhan untuk anak kita adalah sesuatu yang tak bisa ditawar, karena ia adalah investasi termahal kita. Jadi, jika Anda mengalami kesulitan keuangan usahakan untuk tetap konsisten menyisihkan tabungan untuk anak kita. Cobalah koreksi ulang pengeluaran kita dan pangkas keperluan lain yang bisa ditinggalkan.